Mengenal Sistem Pendukung Keputusan

Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System, DSS) adalah sebuah sistem informasi yang dirancang untuk membantu pembuatan keputusan dengan menyediakan informasi yang relevan dan mengelola data yang tersedia.

DSS menggabungkan teknologi informasi, model matematis, dan analisis data untuk membantu pembuat keputusan dalam mengevaluasi berbagai pilihan dan membuat keputusan yang tepat.

Alur Pengambilan Keputusan

Alur pengambilan keputusan

SPK sebagai sistem pendukung dalam pengambilan keputusan mengikuti alur pengambilan keputusan. Terdapat empat fase utama dalam pengambilan keputusan, yaitu : inteligensi, desain, pemilihan dan implementasi.

Fase Intelegensi

Fase intelegensi melakukan identifikasi & pengenalan terhadap masalah yang harus diselesaikan. Pada fase ini, semua data-data dikumpulkan, diproses dan diuji sebagai cara untuk identifikasi masalah.

Fase Desain

Fase desain melakukan identifikasi terhadap berbagai solusi yang bisa diambil. Tahap ini merupakan representasi kejadian nyata yang disederhanakan, sehingga diperlukan proses validasi dan vertifikasi untuk mengetahui keakuratan model dalam meneliti masalah yang ada.

Fase Pemilihan

Fase ini merupakan fase memilih alternatif solusi terbaik yang dihasilkan pada saat tahap desain dengan memperhatikan kriteria sesuai tujuan yang ingin dicapai.

Fase Implementasi

Fase terakhir merupakan fase penerapan terhadap rancangan sistem yang telah dibuat pada fase desain serta pelaksanaan tindakan alternatif yang dipilih pada fase pemilihan.

Karakteristik SPK

SPK mempunyai karakteristik-karakteristik berikut ini :

  1. Memiliki kemampuan what-if analysis dan goal seeking analysis
  2. Mendukung beberapa keputusan yang saling berinteraksi
  3. Mendukung seluruh kegiatan organisasi
  4. Terdapat dua komponen utama, yaitu data dan model
  5. Menggunakan baik data ekternal maupun internal
  6. Dapat digunakan berulang kali dan bersifat konstan
  7. Menggunakan beberapa model kuantitatif

Kemampuan SPK

Berikut-berikut kemampuan yang dimiliki oleh SPK :

1. Kemampuan pemodelan dan analisis dalam pembuatan keputusan.

2. Menunjang pembuatan keputusan yang saling bergantungan dan berurutan.

3. Menunjang tahap-tahap pembuatan keputusan antara lain intelligence, design, choice dan implementation.

4. Mudah dikembangkan oleh pemakai akhir.

5. Menunjang berbagai bentuk proses pembuatan keputusan dan jenis keputusan.

6. Kemampuan untuk melakukan adaptasi setiap saat dan bersifat fleksibel.

7. Kemudahan melakukan interaksi sistem.

8. Menunjang pembuatan keputusan secara kelompok dan perorangan.

9. Meningkatkan efektivitas dalam pembuatan keputusan daripada efisiensi.

10. Kemudahan melakukan pengaksesan berbagai sumber dan format data.

11. Menunjang pembuatan keputusan manajemen dalam menangani masalah semi terstruktur mulai dari manajemen tingkat atas sampai manajemen tingkat dan tidak terstruktur.

Keuntungan SPK

Ada beberapa keuntungan yang dapat Anda peroleh dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System, DSS):

1. Membantu mengambil keputusan yang lebih cepat dan akurat. DSS memungkinkan pembuat keputusan untuk mengakses data yang tersedia secara cepat dan mengelola data tersebut dengan mudah, sehingga membantu dalam membuat keputusan yang lebih cepat dan akurat.

2. Menyediakan informasi yang relevan. DSS menyediakan informasi yang relevan dan bermanfaat bagi pembuat keputusan, sehingga membantu dalam memahami situasi dan membuat keputusan yang tepat.

3. Meningkatkan efisiensi. DSS membantu dalam menghemat waktu dan biaya dengan menyediakan data yang cepat dan akurat, sehingga membantu dalam meningkatkan efisiensi proses pembuatan keputusan.

4. Membantu dalam mengelola data. DSS membantu dalam mengelola data yang tersedia secara efektif dan efisien, sehingga memudahkan pembuat keputusan untuk mengakses data yang diperlukan dan membuat keputusan yang tepat.

5. Meningkatkan kemampuan analitis. DSS menyediakan alat-alat yang membantu dalam menganalisis data secara cepat dan akurat, sehingga membantu pembuat keputusan dalam memahami situasi dan membuat keputusan yang tepat.

6. Meningkatkan transparansi. DSS membantu dalam meningkatkan transparansi proses pembuatan keputusan dengan menyediakan data yang akurat dan terbuka bagi semua pihak yang terkait.

Komponen SPK

Komponen Sistem Pendukung keputusan

DSS terdiri dari tiga bagian utama:

  1. Basis data: Berisi data yang digunakan untuk membuat keputusan, seperti data historis, data saat ini, dan data yang diharapkan di masa depan.
  2. Model matematis: Berisi formula atau model matematis yang digunakan untuk menganalisis data dan menghitung nilai-nilai yang diperlukan untuk membuat keputusan.
  3. User interface: Berisi antarmuka yang digunakan oleh pembuat keputusan untuk mengakses sistem dan memasukkan data yang diperlukan untuk membuat keputusan.

Metode Sistem Pendukung Keputusan

Terdapat beberapa jenis metode SPK yang dikenal saat ini. Berikut beberapa metode SPK yang dikenal :

  1. Simple Additive Weighting Method (SAW Method)
  2. Weighted Product Method (WP Method)
  3. Technique for Order by Similarity to Ideal Solution Method (TOPSIS Method)
  4. Analytic Hierarchy Process Method (AHP Method)
  5. A New Additive Ratio Assessment (ARAS) (2008)
  6. Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA Method) (2006)
  7. Preference Selection Index (PSI) Method (2010)
  8. Step-wise Weight Assessment Ratio Analysis Method (SWARA Method)
  9. ELECTRE Method
  10. Multi-Attributive Border Approximation area Comparison (MABAC Method)
  11. dll

Beberapa metode sudah dibuat artikel & implementasinya pada web ini. Silahkan klik link yang ada pada list diatas.

Penutup

Itulah pengertian & penjelasan dari Sistem Pendukung Keputusan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman semua. Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan tulis di kolom komentar. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *